Pembinaan Potensi Dirgantara Harus Terencana, Terpadu, dan Berkesinambungan

Please follow and like us:

Aspotdirga Marsda TNI Agus Munandar

Terpenuhinya pengawakan organisasi secara seimbang baik dari segi kualitas maupun kuantitas, menunjukkan bahwa peran manusia sebagai unsur pokok dalam organisasi sangat menentukan kualitas organisasi.

Asisten Pembinaan Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsekal Muda TNI Agus Munandar menekankan pentingnya pembinaan potensi dirgantara di lingkungan TNI Angkatan Udara yang melibatkan berbagai komponen masyarakat luas. Hal ini harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan sehingga diperoleh hasil yang maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

Dalam Rapat Koordinasi Potensi Dirgantara (Rakorpotdirga) 2018 pada 14 Februari lalu ditegaskan, agar seluruh jajaran dapat menyatukan visi, persepsi, dan interpretasi serta saling tukar menukar informasi. Dengan demikian, penyelenggaraan tugas di bidang potensi dirgantara dapat bersinergi dan terarah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Waaspotdirga KSAU Marsma TNI Nazirsyah, M.Sc., mengatakan hal itu saat membacakan sambutan Aspotdirga Kasau Marsda TNI Agus Munandar pada pembukaan Rakorpotdirga T.A. 2018 di Gedung Bhima Sakti Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Februari lalu.

Lebih lanjut Aspotdirga KSAU menjelaskan bahwa Rakorpotdirga selain sebagai ajang komunikasi dan silaturahmi antar komandan satuan, juga untuk menindaklanjuti kebijakan Panglima TNI saat Rapim TNI dan Kebijakan Kasau pada Rapim TNI AU bidang Potensi Dirgantara. Sehingga, para komandan satuan dapat menindaklanjuti kebijakan tersebut sebagai acuan program kerja 2018.

“Diharapkan dalam pembinaan potensi dirgantara, para komandan satuan memiliki pola pikir dan pola tindak yang sama yang selaras dengan visi dan misi TNI Angkatan Udara serta kebijakan KSAU, sehingga pemberdayaan wilayah pertahanan udara yang diinginkan dapat terwujud,” ujarnya.

Rakor yang berlangsung satu hari itu diikuti oleh 110 orang terdiri dari para Panglima Kosekhanudnas, Komandan Lanud jajaran Koopsau I dan II, para pejabat Kodiklatau dan para LO TNI AU.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pangkoopsau I Marsda TNI Nanang Santoso,  pejabat yang mewakili Aster Panglima TNI, Aster Kasad, Aspotmar Kasal, dan Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han).

Peningkatan kemampuan

Sebelumnya, pada pembukaan Pelatihan Pembina Teritorial Aspek Dirgantara Tahun 2017 di Dispotdirga, Pancoran, Marsda Agus Munandar menyampaikan bahwa hakekat dari peran sentral kebijaksanaan dan strategi organisasi adalah terjaminnya peningkatan kemampuan untuk mecapai tujuan dan sasaran tolok ukur keberhasilan organisasi ditentukan oleh kemampuan para personel yang mengawaki organisasi tersebut serta dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Dikatakan, kemajuan dan peningkatan kualitas pembinaan potensi dirgantara sebagai langkah nyata untuk meningkatkan pembinaan kemampuan potensi dirgantara yang profesional guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

Terpenuhinya pengawakan organisasi secara seimbang baik dari segi kualitas maupun kuantitas, menunjukkan bahwa peran manusia sebagai unsur pokok dalam organisasi sangat menentukan kualitas organisasi itu sendiri. Oleh karena itu pembinaan terhadap personel pembina potensi dirgantara harus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, salah satunya melalui kegiatan pelatihan untuk pelatih pembinaan teritorial aspek dirgantara, jelas Aspotdirga Kasau.

Dengan kegiatan pelatihan tersebut, diharapkan pembina potensi dirgantara mampu mewujudkan kebutuhan jumlah tenaga manusia berkualitas sesuai dengan perkembangan organisasi dan alutsista, serta terwujudnya pengembangan sistem pembinaan tenaga manusia yang mampu mengarah pada kesiapan tenaga manusia secara tepat kuantitas, tepat kualitas, tepat waktu dan tepat guna sesuai kebutuhan organisasi.

Sasaran yang dicapai adalah diperolehnya kesamaan persepsi, pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam melakukan kegiatan pembinaan potensi dirgantara guna mendukung kelancaran tugas. Selain itu, forum ini diharapkan menjadi sarana komunikasi, bertukar pikiran dan saling memberi masukan baik antar satuan maupun dengan Spotdirga selaku Eselon Pembantu Pimpinan ditingkat Mabesau yang berkedudukan langsung di bawah Kasau.

“Oleh karena itu dibutuhkan personel pembina potensi dirgantara yang memiliki kemampuan manajemen pemberdayaan potensi dirgantara, memiliki pengetahuan tentang intelijen udara, aplikasi intelijen teritorial dan psywar, skill public speaking/media relation, sehingga para personel pembina potensi dirgantara dapat melaksanakan tugas secara profesional,” ungkap alumnus AAU 1985 yang pernah menjabat Danlanud Adisutjipto, dan Kaskoopsau I ini.

 

Box:

Biografi Singkat

Marsekal Muda TNI Agus Munandar, S.E lahir di Semarang, Jawa Tengah, 1 Jauari 1961. Perwira Tinggi TNI AU ini merupakan penerbang OV-10 Bronco lulusan AAU 1985 dan Sekbang  Angkatan 43 tahun 1986. Memiliki cita-cita sejak kecil menjadi penerbang telah diraihnya dan terpuaskan saat menjadi Komandan Lanud Adisutjipto yang menaungi Sekolah Penerbang TNI AU dan melahirkan penerbang-penerbang serta navigator pesawat militer baik melalui Sekbang TNI AU maupun Sekbang PSDP TNI. Saat ini suami dari Ny. Tutik Susilowati dan ayah dari Aldi Rahadian M serta Ilda Paraladesi M ini menjabat sebagai Asisten Potensi Dirgantara Kepala Staf Angkatan Udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *